- Details
-
Category: Teckno
-
Created on Sunday, 24 April 2011 10:56
-
Published on Sunday, 24 April 2011 10:56
-
Written by prabu
-
Hits: 160
Busi hanya membakar campuran bahan bakar di dekat spark gap, mengurangi efisiensi pembakaran, dan logam yang membuat percikan tersebut perlahan-lahan terkikis dengan bertambahnya usia mereka.
Tapi hanya dengan munculnya laser yang lebih kecil memiliki ide pembakaran berbasis laser menjadi sesuatu yang praktis.
Keramik bubuk
Sebuah tim dari Rumania dan Jepang kini telah menunjukkan suatu sistem yang dapat memfokuskan dua atau tiga sinar laser ke dalam silinder mesin di kedalaman yang dapat diatur.
Ini meningkatkan kualitas pembakaran mesin dan sangat tepat mengatasi permasalahan adanya penurunan kualiatas pada saat digunakan.
Namun, ini membutuhkan pulsa laser dengan energi yang tingg, seperti halnya dengan busi, energi yang cvukup besar dibutuhkan untuk memicu pembakaran bahan bakar.
"Di masa lalu, penggunaan laser yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut terbatas hanya pada saat penelitian karena mereka besar, tidak efisien, dan tidak stabil," kata Takunori Taira dari National Institute of Natural Sciences di Okazaki, Jepang.
"Mereka pun tak bisa ditempatkan jauh dari mesin, karena sinar kuat mereka akan menghancurkan serat optik yang membawa cahaya ke silinder."

Tim ini telah mengembangkan pendekatan baru untuk masalah tesebut: laser yang terbuat dari bubuk keramik yang dimampatkan ke dalam silinder motor dengan bentuk seperti busi.
Perangkat keramik ini sendiri adalah sebuah laser, mengumpulkan energi dari laser kompak, berdaya rendah yang dikirim melalui serat optik dan melepaskannya dengan bentuk pulsa hanya dalam 1/800 trillion detik.
Berbeda dengan kristal halus yang biasanya digunakan dalam laser daya tinggi, keramik lebih kuat dan lebih baik dalam menangani panas di dalam mesin pembakaran.
Tim ini sedang membicarakan untuk mengkomersilkan teknologi ini dengan Denso, salah satu produsen utama untuk komponen mobil.