Kapal induk adalah tempat parkir termahal di dunia

Apa yang Anda lihat adalah geladak U.S.S. Ronald Reagan dipenuhi kendaraan Pelaut Angkatan Laut menuju Pangkalan Kitsap di Bremerton, Washington. Dengan biaya sekitar $ 4,5 Milliar ini mungkin adalah area parkir paling mahal di dunia.
Mungkin ini tampak fenomenal, tapi ini sebenarnya umum terjadi bagi Angkatan Laut dan jauh lebih murah dan lebih mudah dibandingkan mengangkut kendaraan dengan cara lain. Berat satu E-2C Hawkeye adalah sekitar 43.000 pound, atau sekitar 12 mobil, dan kapal carrier sekelas Nimitz biasanya membawa empat buah.
Tapi yang lebih penting lagi, ini menghemat uang US Navy. Pertama, cara lain untuk mengirimkan kendaraan yang dimiliki oleh pelaut Angkatan Laut untuk tujuan akhir mereka adalah dengan menggunakan kapal lain. Kedua, jika mereka tidak mengirim kendaraan tentara 'mereka harus membayar untuk transportasi pada tujuan akhir. Yang keduanya pasti membutuhkan biaya yang besar.

U.S.S. Ronald terakhir bertugas di Asia dan perjalanan ke Kitsap untuk upgrade dan perbaikan.

(Hat tip untuk SenorDuckLives!)

Kredit Foto: US Navy / Spesialis Komunikasi Massa 3 Kelas Robert Winn

 

=============================

Kapal Induk Masuk Laut Arab, AS Sangkal Karena Iran

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Militer AS membantah  kapal induk militernya yang tiba di Laut Arab pada Senin (9/1) terkait ketegangan baru dengan Iran.

"Kami secara rutin mengoperasikan kapal kami di Teluk Arab dan  itu akan terus berlanjut," kata juru bicara Pentagon, Kapten John Kirby, Rabu (11/1).

Sebelumnya, militer AS mengatakan pihaknya akan menghentikan setiap blokade Selat Hormuz dan perwira angkatan laut tertinggi AS mengakui telah siaga mengahadpi potensi konflik.

Namun, Pentagon membantah adanya hubungan langsung antara ketegangan terbaru dan pergerakan kapal induk ke Laut Arab.

Datangnya militer AS di Laut Arab diduga karena meningkatnya ketegangan dengan Iran yang mengancam menutup Selat Hormuz karena sanksi ekonomi dan sanksi yang diderita Iran. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur pelayaran penting distribusi minyak dunia.

"Saya tidak ingin meninggalkan kesan bahwa kita sedang melakukan operasi di sana karena kami khawatir tentang apa yang terjadi di Iran. Hanya saja itu tidak terjadi," kata Kapten John Kirby menyangkal tuduhan tersebut.

Para pejabat militer mengatakan USS Carl Vinson tiba di Laut Arab untuk menggantikan USS John C. Stennis. Sebelumnya, Iran pekan lalu sudah memperingatkan AS untuk tidak kembali ke Teluk.

Pasukan lain di kapal induk USS Abraham Lincoln juga mengunjungi pelabuhan  Thailand  pada hari Selasa dan sekarang berada di Samudera Hindia. Kemudian bergabung dengan Vinson di daerah komando pusat operasi, yang dimulai di Laut Arab.

“Tidak biasa memiliki dua kapal di daerah Komando Pusat pada saat yang sama," kata seorang pejabat AS militer. Pejabat lainnya mengatakan ada dua kapal di kawasan Teluk setidaknya dua kali dalam 18 bulan terakhir.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memang meningkat dalam seminggu terakhir. Iran membangun program uranium bawah tanah di dekat kota Qum, dan menghukum mati seorang warga Amerika yang diduga memata-matai.

Amerika juga diduga membunuh seorang nuklir Iran yang dilakukan agen-agennya. Sementara Washington dan Eropa telah meningkatkan upaya untuk melumpuhkan ekspor minyak Iran. Israel menolak untuk mengomentari pembunuhan ilmuwan nuklir Iran dan AS membantah berperan atas terbunuhnya ilmuwan tersebut.

Redaktur: Ramdhan Muhaimin
Reporter: Lingga Permesti
Sumber: Reuters


STMIK AMIKOM

 

 

FUVI0111ADANAUL
FREE Joomla! template "Adana"
joomla 1.6 templates by funky-visions.de